Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Seorang bocah 7 tahun asal Demak, Jawa Tengah tersesat hingga 22 km dari kediamannya. Gadis kecil bernama Sila itu akhirnya ditemukan warga di perempatan Daplang, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.  

Penemuan bocah itu bermula saat sejumlah warga melihat seorang anak kecil mondar-mandir mengendarai sepeda di tepi Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepat di kawasan perempatan Daplang, Gubug, Grobogan. 

Tingkah laku bocah itu menarik perhatian karena tampak kebingungan dan tidak didampingi orang tuanya. Namun, tak seorang pun mengenali Sila maupun keluarganya. 

Lantaran tak menemukan titik terang, warga segera menghubungi petugas Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 Polres Grobogan yang berada di wilayah Gubug. 

Petugas yang dipimpin oleh Kapospam Ipda Moh. Sodiq pun langsung datang untuk mengamankan dan memberikan perlindungan kepada bocah tersebut.

Setelah berada di pos pengamanan, petugas mencoba berkomunikasi secara perlahan dengan Sila. Dari keterangan yang berhasil dihimpun, ternyata bocah itu merupakan warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Diketahui bahwa ia berangkat dari rumahnya sejak pagi hari dengan mengendarai sepeda. Sila mengaku ingin menyusul orang tuanya yang bekerja di salah satu bengkel sepeda motor di wilayah Gubug. Tanpa didampingi orang dewasa, ia nekat menempuh perjalanan jauh seorang diri.

”Adik ini bilang berangkat pagi dari rumah, mau nyusul orang tuanya yang kerja di bengkel di Gubug,” kata Ipda Moh. Sodiq, Rabu (18/3/2026).

Perjalanan Jauh...

Perjalanan sejauh puluhan kilometer tersebut diduga ditempuh Sila dengan mengikuti jalur utama tanpa memahami arah secara pasti. Hal itu menyebabkan ia tersasar hingga ke perempatan Daplang.

”Kemudian kami mengambil langkah cepat dengan menyebarkan informasi penemuan anak tersebut melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup WhatsApp,” imbuh Kapospam OKC 2026 Polres Grobogan tersebut.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah beberapa waktu kemudian, informasi itu sampai kepada pihak keluarga. Orang tua Sila akhirnya mengetahui keberadaan anaknya di Pos Pengamanan OKC Gubug dan bergegas menjemputnya. Pertemuan keduanya berlangsung haru dan penuh rasa syukur.

”Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih di bawah umur. Anak-anak sangat rentan terhadap risiko apabila berada di luar rumah tanpa pendampingan orang dewasa. Peran orang tua sangat penting dalam memastikan keselamatan anak. Jangan sampai anak bepergian jauh tanpa pengawasan,” tegas Ipda Sodiq.

Sementara itu, ayah Sila, Budi, mengaku sempat panik ketika menyadari anaknya tidak berada di rumah. Ia bahkan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mranggen Polres Demak pada sore hari.

”Saya sudah sempat melapor ke Polsek Mranggen karena anak saya tidak pulang sejak pagi. Alhamdulillah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Budi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menemukan dan menjaga keselamatan anaknya, terutama personel pos pengamanan lebaran di Gubug.

”Saya sangat berterima kasih kepada petugas Pospam Polres Grobogan dan warga yang sudah peduli dan membantu menjaga anak saya,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News