Pemkab Pati Belum Terapkan WFH, Plt Bupati Pati Ungkap Pertimbangannya
Umar Hanafi
Kamis, 26 Maret 2026 15:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra belum berencana menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah maupun work from anywhere (WFA), bekerja dari mana saja untuk ASN Pemkab Pati.
Alasannya, pihaknya ingin memaksimalkan kinerja pemerintahan. Selain itu, jarak tempuh ASN Pemkab Pati tidak terlalu menempuh jarak yang jauh dan tidak macet seperti di Jakarta.
”WFH kami belum menerapkan. Karena terkait situasional lah. Di wilayah pusat karena masalahnya jarak tempuhnya jauh-jauh,” ujar Chandra saat ditemui Murianews.com di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (26/3/2026).
Meskipun demikian pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menerapkan kebijakan WFH di Pemkab Pati. Sebelum penerapan itu, Plt Bupati Pati perlu kajian lebih dalam.
”Kalau di daerah saya kira masih belum perlu. Nanti kita kaji lagi,” lanjut Chandra.
Dengan belum ada kebijakan WFH di lingkungan Pemkab Pati, ASN masih kerja seperti biasa di kantornya masing-masing. Begitu juga pelayanan kependudukan dan pelayanan perizinan lainnya, pihaknya masih membuka seperti hari biasa.\
Full di kantor...
- 1
- 2



