Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Ditjen Bina Marga, Kementerian PU berencana melakukan perbaikan jalan di ruas Jalur Lingkar Selatan Juwana Pati mulai Kamis (9/4/2026) siang hingga diprediksi sampai satu bulan ke depan. Pengalihan arus pun bakal dilakukan. 

Kaur Bin Ops Iptu Muslimin, S.H memaparkan, pengalihan arus lalu lintas ini rencananya dimulai pada pukul 10.00 WIB. Arus lalu lintas dari timur atau arah Rembang menuju Pati Kota diminta untuk tak melintasi Jalan Lingkar Juwana Pati. Melainkan langsung lurus ke barat menuju Alun-alun Juwana.

”Karena Lingkar Juwana ini dibongkar, dirigit beton, sehingga arus lalu lintas tidak tersendat, kita luruskan saja ke arah Alun-alun Juwana,” ujar dia mewakili Kasat Lantas Polresta Pati Riki Fahmi Mubarok.

Dirinya menjelaskan perbaikan jalan ini diprediksi memerlukan waktu satu bulan. Dengan demikian, arus lalu lintas yang biasanya melintasi Jalur Lingkar Juwana Pati bakal dialihkan selama satu bulan atau sampai pekerjaan selesai.

”Pengalihan arus dilakukan sampai pekerjaan selesai. Karena pekerjaan ini paling tidak satu bulan. Karena itu mau dibeton semua. Dari pertigaan Congyong sampai lampu traffic light itu mau dibeton semua. Memang kondisinya sudah rusak parah,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, semua kendaraan dilarang melintasi Jalur Lingkar Juwana Pati. Meskipun demikian, pihaknya masih memberikan akses bagi kendaraan bermotor milik warga setempat.

”Ditutup total. Mungkin sepeda motor yang rumahnya di situ tetap ada akses. Tapi aksesnya tidak dibuka untuk umum tapi cuma domisili di situ,” ungkap dia.

Kepadatan Kendaraan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler