Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra melantik lima pimpinan baru Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Pati di Pendapa Kabupaten Pati, Jumat (10/4/2026).  KH Minanurrochman atau Kiai Minan pun dilantik menjadi ketua.

Ia akan memimpin Baznas Pati periode 2026-2031 dengan dibantu empat wakil ketua. Yakni, Nur Faqih (Wakil Ketua I), Moh. In'am Muhlisin (Wakil Ketua II), Lintal Muna Wakil Ketua III) dan Muhammad Ni'am Sutaman (Wakil Ketua IV).

Pelantikan pimpinan Baznas Pati ini digelar setelah sebelumnya, digelar seleksi pimpinan Baznas. Para lima pimpinan Baznas Kabupaten Pati pun lolos seleksi dan dipilih menjadi pimpinan Baznas Pati.

”Ada lima anggota pimpi nan baznas yang kita lantik hari ini,” ujar Plt Bupati Pati Risma Ardi Chandra.

Dirinya berharap dilantiknya pimpinan Baznas Pati yang baru ini bisa meningkatkan kinerja Baznas, sehingga semakin bermanfaat bagi masyarakat Bumi Mina Tani.

”Harapannya Baznas melakukan sinkronisasi dengan Pemkab Pati. Terkait banyaknya kegiatan. seperti kegiatan bencana banjir, RTLH, pondok pesantren dan bencana dan sebagainya. Beliau tokoh-tokoh harapannya bisa menyentuh langsung ke masyarakat,” tandas dia.

Langsung bekerja...   

Sementara itu Ketua Baznas Pati yang baru dilantik, Kiai Minan mengaku setelah pelantikan ini, pihaknya langsung bekerja untuk masyarakat.

”Hari Selasa besok kami akan koordinasi dan melihat kantor dan aturannya. Kami akan mengamalkan Baznas Jateng, yakni Aman syar'i, aman regulasi, aman NKRI,” kata dia.

Ia menilai Baznas mempunyai peran yang krusial. Selain menjadi organ taktis pemerintah dalam mengumpulkan zakat dan sedekah, Baznas juga harus amanah menyalurkan zakat sesuai syari'ah.

”Baznas ini di tengah. Dia menjadi organ taktis pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Di lain pihak kami harus mengikuti landasan syar'i-nya. Kita menyasar delapan asnaf (penerima zakat). Apapun judul luarnya tidak boleh keluar dari delapan asnaf ini,” pungkas dia.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler