Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) senilai Rp 700 ribu per pasang menjadi sorotan sejumlah pihak. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf pun menanggapi dan berkomitmen tak melakukan korupsi.

Ini diungkapkan Mensos yang akrab disapa Gus Ipul saat menyambangi Sentra Margo Laras Pati, Jumat (15/5/2026) sore. Dirinya menegaskan dan berkomitmen bahwa program Presiden Prabowo Subianto tidak dikotori oleh praktik korupsi.

”Kami dengan Pak wamen sepakat untuk tidak melakukan korupsi. Jangan sampai presiden Pak prabowo dikotori dengan korupsi,” ujar pria yang akrab Gus Ipul itu kepada Murianews.com.

Gus Ipul mengungkapkan pembelanjaan di pemerintah harus melalui mekanisme yang sudah ditetapkan dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sama seperti di Kementerian Sosial, setiap belanja dilakukan oleh bagian-bagian yang memang sesuai dengan tugas dan fungsinya.

”Saya ingin sampaikan kepada teman-teman bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan itu harus bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap dia. 

Ia pun menegaskan bila ada indikasi korupsi dalam pengadaan sepatu Sekolah Rakyat tersebut, pihak pertama yang bertanggung jawab.

”Maka kami akan menjadi pihak yang pertama (bertanggung jawab) jika menemukan adanya indikasi korupsi di lingkungan Kementerian Sosial,” ungkap Gus Ipul.

Anggaran...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler