Ia juga meminta rekannya untuk langsung memanggil petugas keamanan untuk memberitahu lokasi titik api sebelum pabrik Dua Putra Pati kebakaran lebih luas.
Namun, dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan merembet ke bagian belakang bangunan gudang pengolahan.
”Langsung membesar merembet ke belakang,” ujar Mustakim.
Murianews, Pati – PT Dua Putra Utama Makmur alias Pabrik Dua Putra Pati kebakaran hebat pada Sabtu (6/6/2026) pagi. Kabut asap tebal pun memenuhi Jalan Pantura Pati-Juwana.
Berdasarkan pantauan, kabut asap dari kebakaran Pabrik Dua Putra Pati tersebut tersebut memenuhi Jalan Pantura Pati-Juwana sekitar 300 meter. Dari Desa Widorokandang hingga Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.
Tampak pengendara menurunkan laju kecepatannya. Beberapa diantaranya juga menggunakan masker agar tidak terjangkit ISPA.
Sejumlah karyawan Pabrik Dua Putra Pati juga tampak melihat dan tertahan di gerbang PT Dua Putra Pati. Beberapa di antaranya juga menggunakan masker.
Kabut asap dari kebakaran Pabrik Dua Putra Pati tersebut tertiup angin dari lokasi PT Dua Putra Pati. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.
Kronologi...
kebakaran Pabrik Dua Putra Pati pengolahan ikan ini pertama kali diketahui oleh seorang sopir armada pengantar barang, Mustakim. Ia sedang mengantre untuk membongkar muatan di lokasi tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.
Mustakim menjelaskan situasi awal sebelum pabrik Dua Putra Pati kebakaran secara hebat. Saat kejadian, ia hendak melaporkan kedatangan armada truknya kepada petugas keamanan pabrik untuk menjadwalkan pembongkaran muatan ayam pada pukul 08.00 WIB.
Namun, ia melihat tanda-tanda adanya kebakaran dari salah satu gedung yang posisinya masih terkunci rapat.
”Tadi mau bongkar, ada percikan api dari korsletan listrik kayaknya. Pertama percikan ada kretap-kretap gini, belum besar, mual ada api ke atas,” kata Mustakim.
Melihat percikan tersebut, Mustakim segera bergerak cepat membangunkan sopir armada lain yang sedang parkir di dekat area bangunan kebakaran agar segera memindahkan kendaraan.
Beritahu petugas keamanan...
Ia juga meminta rekannya untuk langsung memanggil petugas keamanan untuk memberitahu lokasi titik api sebelum pabrik Dua Putra Pati kebakaran lebih luas.
Namun, dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan merembet ke bagian belakang bangunan gudang pengolahan.
”Langsung membesar merembet ke belakang,” ujar Mustakim.
Editor: Anggara Jiwandhana