Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Pusat UMKM Kabupaten Pati, Alun-alun Kembangjoyo Pati sepi pengunjung. Kondisi ini membuat ratusan kader Partai Demokrat bergerak membersihkan tempat tersebut, Jumat (24/7/2026).

Sentra UMKM yang diresmikan Januari 2022 itu sepi pengunjung sejak beberapa tahun sejak berdiri. Kondisi ini membuat pedagang gulung tikar, tinggal 1-2 pedagang yang masih bertahan. 

Alun-alun Kembangjoyo Pati pun ditumbuhi rumput liar. Hal ini membuat DPC Partai Demokrat Pati bergerak. Ratusan kader bersama masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan pusat UMKM tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.

Selain itu, mereka juga merenovasi musala di lokasi agar tampak lebih bagus. Pemeriksaan kesehatan gratis serta penanaman 100 pohon tabebuya juga dilakukan untuk mempercantik Alun-Alun Kembangjoyo.

Ketua DPC Partai Demokrat Pati, Joni Kurnianto, mengatakan pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, kawasan relokasi PKL membutuhkan perhatian bersama agar kembali hidup dan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

”Kami ingin mengajak semua pihak bergotong royong merawat kawasan ini. Tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui layanan kesehatan, perbaikan fasilitas umum, dan penghijauan,” ujarnya.

Aksi Sosial...

Ia berharap aksi sosial tersebut dapat menjadi pemicu bangkitnya aktivitas ekonomi para pedagang yang selama ini mengeluhkan sepinya pengunjung. Menurutnya, kawasan Alun-Alun Kembangjoyo dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit sehingga perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Joni juga menyatakan dukungannya agar pemerintah daerah terus melakukan pembenahan dan pengembangan kawasan tersebut. Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, ia optimistis Alun-Alun Kembangjoyo dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi para PKL.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Tengah, Kartina Sukawati, menjelaskan bahwa Gerakan Langit Biru Indonesia Asri digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. Khusus di Jawa Tengah, kegiatan dilaksanakan secara bergilir di 35 kabupaten dan kota setiap hari Jumat hingga menjelang puncak peringatan HUT Partai Demokrat.

Menurut Kartina, setiap DPC diberikan keleluasaan menentukan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Di Kabupaten Pati, fokus kegiatan diarahkan untuk mendukung keberlangsungan usaha para pedagang di kawasan relokasi PKL Alun-Alun Kembangjoyo.

Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari para pedagang. Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kembangjoyo, Thukul, mengaku bersyukur karena kegiatan itu kembali menghidupkan suasana kawasan yang belakangan cenderung sepi.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah juga sangat diperlukan, baik melalui pembinaan maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan yang mampu menarik masyarakat datang ke Alun-Alun Kembangjoyo.

”Kalau kawasan ini sering dipakai kegiatan dan mendapat pendampingan dari pemerintah, tentu pedagang akan lebih semangat. Yang kami harapkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga upaya agar pengunjung terus berdatangan sehingga usaha para PKL bisa kembali berjalan,” katanya.

Para pedagang berharap keberadaan kawasan relokasi PKL yang dibangun pemerintah dapat benar-benar berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak kembali sepi seperti yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler