Nyaris Seribu Kecelakaan Terjadi di Pati, 14 Korban Meninggal Dunia
Umar Hanafi
Sabtu, 25 Juli 2026 14:13:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengungkapkan pihaknya telah melakukan analisis dan evaluasi (anev) laka. Ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati.
”Tahun 2026 ini kami mendapati adanya dua titik blackspot rawan kecelakaan lalu lintas. Dua titik itu yakni jalan Sudirman tepatnya di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo dan Jalan Pati-Tayu tepatnya di Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa,” terang Ipda Apri.
Dari hasil analisa tersebut saat ini telah dilakukan tindaklanjut. Baik koordinasi dengan pihak terkait maupun upaya memberikan banner berisi imbauan kehati-hatian di lokasi blackspot tersebut.
Langkah itu diharapkan dapat menjadi pengingat pengendara maupun masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Ipda Apri menyebut langkah anev itu cukup penting sebagai upaya meminimalisir angka kecelakaan di Kabupaten Pati.
Editor: Cholis Anwar



