Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Jalan Pantura Pati-Rembang mulai diperbaiki. Pemerintah Pusat merogoh anggaran hingga Rp 34,8 miliar untuk memperbaiki salah satu ruas jalan nasional ini.

Perbaikan Jalan Pantura Pati-Rembang ini mulai terlihat di Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sejumlah pekerja tampak melakukan pengerukan hingga pengecoran ruas jalan sebelah utara.

Hal ini membuat lalu lintas kendaraan di Jalan Pantura Pati-Rembang padat merayap. Pengendara mengurangi kecepatan berkendara lantaran adanya penyempitan lalu lintas. Mengingat jalan yang dicor belum bisa dilalui.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Jateng, Christianto Budi Raharjo, menjelaskan, perbaikan Jalan Pantura Pati-Rembang dilakukan sepanjang 3,24 kilometer.

Mulai KM 79+700 hingga KM 83+000 pada sisi kiri dan kanan jalan. Perbaikan jalan ini dimulai 20 Juli 2026 hingga 20 Desember 2026 atau selama 154 hari kalender.

Perbaikan...  

”Penanganan ruas ini merupakan bagian dari paket pekerjaan yang didanai melalui SBSN dengan masa kontrak selama 540 hari kalender, yaitu mulai 11 Desember 2025 hingga 3 Juni 2027. Khusus untuk penanganan ruas SP. 3 Timur Lingkar Pati – Batas Kota Rembang, pelaksanaan diperkirakan berlangsung sekitar 154 hari kalender,” ujar Christianto Budi Raharjo, Selasa (28/7/2026).

Perbaikan Jalan Pantura Pati-Rembang ini dilaksanakan untuk peninggian badan jalan. Diharapkan upaya perbaikan jalan ini bisa meningkatkan kekuatan struktur jalan sekaligus sebagai penanganan  terhadap genangan.

”Perkiraan anggaran untuk penanganan ruas tersebut sebesar Rp 34,8 miliar,” ujar dia.

Untuk metode pengerjaan, pihaknya menggunakan kombinasi Laston AC-BC sebagai lapis kerja dan Beton FS-45 sebagai lapis perkerasan permukaan.

”Fokus pekerjaan adalah meningkatkan elevasi dan kualitas struktur jalan pada segmen yang ditangani. Untuk pekerjaan ini tidak direncanakan pelebaran jalan,” tandas dia.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler