Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kirab tersebut dimulai dari SD 1 Sidorekso yang terdapat di RT 03, RW 04. Kemudian berjalan menuju ke Puskesmas Sidorekso yang berada di RT 03, RW 02. Selanjutnya, kirab finish di SD 1 Sidorekso.

Pengamatan Murianews.com, gunungan hasil bumi tersebut didoakan. Setelah itu warga berebut gunungan yang terdiri dari mentimun, cabai, buncis, bayam, kol, kacang panjang, terong, dan lainnya.

Gunungan hasil bumi tersebut dikumpulkan dari Pemdes Sidorekso. Selain itu juga dari warga, organisasi desa, dan beberapa sekolah.

Kepala Desa Sidorekso Mochamad Arifin mengatakan, kirab sedekah bumi merupakan tradisi tahunan. Kirab tersebut dilaksanakan setiap momen apitan.

”Tahun ini kembali dilaksanakan. Di tahun 2020 dan 2021 lalu sempat terhenti karena pandemi Covid-19," katanya, Sabtu (27/5/2023).

Baca: Berebut Berkah, Empat Gunungan Sedekah Bumi Terteg Pati Ludes Dalam Sekejap

Menurutnya, tujuan adanya kirab sebagai bentuk menguri-uri budaya leluhur. Yakni sebagai bentuk rasa syukur. ”Kirab sedekah bumi ini bentuk syukuran. Yakni mensyukuri hasil bumi pesertanya ada 1.000 orang," sambungnya.Sementara itu, salah seorang warga, Slamet mengaku ikut berebut hasil bumi karena ingin mendapatkan berkah.”Dapat buncis, terong, pisang, kacang panjang, dan bayam. Tertarik saja untuk ikut berebut untuk ngalab berkah," ujarnya.Baca: Kirab di Kudus Bawa Merah Putih Sepanjang 80 MeterHasil bumi yang didapatkannya itu nantinya akan langsung dimasak untuk dimakan bersama keluarga. Dia berharap hasil bumi tersebut bermanfaat bagi keluarganya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler