Lawan Stunting, Kampung Budaya di Kudus Ini Gelar Pentas Keliling
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 23 Juni 2023 13:08:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Kampung Budaya Piji Wetan Muchammad Zaini mengatakan, pihaknya memilih mementaskan stunting lewat seni. Hal ini sekaligus sebagai suguhan edukasi yang menghibur tentang pencegahan stunting.
”Pentas keliling bertajuk Slamet Stunting ini dilakukan ke tiga tempat. Pertama di Dukuh Pranak Desa Lau pada Minggu (18/6/2023). Pentas kedua di Dukuh Madu, Desa Cendono pada Selasa (20/6/2023) malam, dan pentas ketiga di Dukuh Piji Wetan, Lau, Dawe pada Selasa (27/6/2023) pekan depan,” katanya, Jumat (23/6/2023).
Baca: Nova, Si Cantik Duta GenRe Kudus Fokus Sosialisasi Pencegahan Stunting
Dia menambahkan, pentas naskah Slamet Stunting ini sengaja dibalut dalam pertunjukan rakyat dengan berbagai multidisiplin seni. Pihaknya mengangkat tema-tema pertunjukan yang masih relevan dan dekat dengan kehidupan warga sekitar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



