Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Stok vaksin rotavirus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (11/9/2023) tersisa 525 vial atau 2625 dosis. Jumlah itu diperkirakan hanya mampu untuk sebulan saja.

Sebagai penjelasan, vaksin rotavirus diperuntukkan sebagai pencegahan diare. Vaksin tersebut diberikan secara oral atau diteteskan melalui mulut bukan disuntikan.

Pemberian vaksin rotavirus dilakukan sebanyak tiga dosis. Dimulai dari usia dua bulan untuk dosis pertama. Interval atau jarak pemberiannya di tiap-tiap dosis yakni empat pekan.

Koordinator Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Ali Muhtadi mengatakan, vaksin rotavirus tersebut didapatkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 8 Agustus 2023 lalu. Saat itu jumlahnya ada 1500 vial atau 7500 dosis.

”Ribuan dosis tersebut dialokasikan untuk 4.525 bayi yang menjadi sasaran vaksinasi rotavirus di Kabupaten Kudus di tahun 2023. Ketersediaan yang ada saat ini cukup untuk satu bulan ke depan,” katanya, Senin (11/9/2023).

Dia menambahkan, vaksinasi tersebut tergolong wajib bagi bayi. Sehingga mendapatkan kekebalan tubuh dari penyakit rotavirus yang menyebabkan diare.

”Harapan kami masyarakat mau memvaksin anaknya dengan vaksin rotavirus ini supaya terhindar dari diare,” imbuhnya.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler