Armada untuk Siram Taman di Kudus Terbatas, Dinas Gandeng Swasta
Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 12 September 2023 15:34:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Armada untuk penyiraman taman di Kudus milik Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kudus terbatas. Hanya tiga armada truk tangki yang dimiliki.
Untuk memaksimalkan proses penyiraman puluhan taman di Kudus, DPKPLH menggandeng pihak swasta. Itu dilakukan agar taman-taman di Kudus tetap hijau di musim kemarau saat ini.
Nor Rokhmah, Koordinator Taman Dinas PKPLH Kudus menyampaikan, setiap harinya pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak swasta untuk menyiram taman-taman di Kudus.
Kerja sama itu baru berjalan sejak bulan lalu. Truk tangki air milik sejumlah perusahaan swasta disiagakan untuk menyiram tanaman di taman-taman di Kudus.
”Kami intens melakukan penyiraman bersama dengan perusahaan swasta seperti PT Djarum, PT Pura, PT Nojorono, dan PT Sukun. Untuk PT Sukun rutin melaksanakan seminggu tiga kali,” katanya, Selasa (12/9/2023).
Ia menjelaskan, setiap musim kemarau selalu menggandeng pihak swasta melakukan penyiraman. Biasanya perusahaan swasta melakukan penyiraman sekali selama sehari.
”Setiap musim kemarau kami minta bantuan penyiraman dari pihak swasta. Biasanya kami dibantu penyiraman saat sore hari di beberapa taman yang aktif, sekitar 45 taman,” sambungnya.
Puluhan taman yang aktif itu di antaranya Taman Jati Indah, Taman Kelenteng Getas Pejaten, Taman Kaliputu, dan Taman Jetak. Kemudian ada Taman Kaligelis, Taman Ploso, Taman Tambaklulang, Taman Lentog, dan lainnya.
”Harapan kami dengan adanya penyiraman membuat taman tetap asri utamanya saat musim kemarau seperti ini,” imbuhnya.
Editor: Zulkifli Fahmi



