Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, menjadi saksi meriahnya lomba Ayo Layangan Neng Karangampel yang diikuti oleh 96 peserta dari berbagai kota, termasuk Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak.

Lomba yang berlangsung pada Minggu (12/11/2023) ini menjadi ajang unjuk kebolehan para peserta dalam mengendalikan layangan.

Ketua Panitia Acara, Siswanto mengatakan, peserta dibagi ke dalam tiga pool, masing-masing diisi oleh 32 peserta.

Juara grup dan runner-up grup dari setiap pool akan melaju ke babak enam besar, di mana keenam peserta tersebut akan bersaing memperebutkan gelar juara 1, juara 2, dan juara 3. Selain itu, juga akan diperebutkan juara harapan 1, juara harapan 2, dan juara harapan 3.

”Peserta dari Kudus berjumlah 32, sisanya dari Jepara dan Demak,” ungkap Siswanto.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menarik wisatawan dari luar Kabupaten Kudus dan memperkenalkan potensi wisata Desa Karangampel, yang terkenal dengan perajin layangan dan kerajinan dari bambu.

Hadiah yang diberikan tergolong menarik. Juara pertama berhak atas hadiah Rp 700 ribu dan piala, juara kedua Rp 500 ribu dan piala, serta juara ketiga Rp 300 ribu beserta piala. Sedangkan juara harapan 1, 2, dan 3 masing-masing mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 100 ribu dan piala.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Mutrikah, menyambut baik acara lomba layangan ini karena dianggap sebagai usaha positif dalam melestarikan permainan tradisional.

”Acara hari ini merupakan kegiatan yang bagus untuk melestarikan permainan tradisional. Kegiatan semacam ini harus terus ada, maka dari itu butuh kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Salah satu peserta asal klub DKJ Jepara, Roy mengaku tertarik untuk ikut serta dalam lomba ini sebagai bentuk dukungan untuk meramaikan acara. Meskipun tidak memiliki target muluk-muluk, ia berharap semakin banyak event layangan di Kudus di masa mendatang.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler