Bayi Kembar Tiga di Kudus Fenomena Langka, Ini Penjelasan Dokter
Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 7 Januari 2025 16:35:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bayi kembar tiga lahir di RS Aisyiyah Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (5/1/2024). Kepala Unit Humas dan Marketing RS Aisyiyah Kudus, dr Rizky Ernita Irawati menjelaskan kejadian tersebut dapat dikatakan langka.
Dokter Rizky Ernita Irawati menjelaskan, melahirkan bayi kembar tiga sekaligus merupakan hal yang langka. Namun, hal tersebut ada penjelasan ilmiahnya.
Pada umumnya, menurut dr Rizky, kebanyakan yang kerap terjadi satu sel telur dibuahi satu sel sperma. Berkaca dari hal itu menurutnya melahirkan bayi kembar tiga merupakan hal yang langka.
” Kehamilan triplet dapat terjadi ketika tiga sel telur dibuahi oleh sel sperma pada saat bersamaan, atau satu sel telur dibuahi oleh satu sel sperma yang kemudian membelah menjadi tiga calon janin,” katanya saat dihubungi Murianews.com, Senin (6/1/2025).
Ia menambahkan, kehamilan kembar tiga hanya terjadi pada 93 dari 100.000 kehamilan di dunia. Menurutnya, proses kehamilan normal berlangsung 37 minggu hingga 40 minggu.
”Sementara untuk hamil kembar, masa kehamilan pada umumnya kurang dari kurun waktu tersebut. Apalagi untuk hamil triplet rata-rata durasi kehamilannya mencapai 32 minggu hingga 35 minggu,” sambungnya.
Lebih lanjut, dirinya menambahkan, bayi kembar tiga yang lahir itu berjenis kelamin perempuan. Ketiganya lahir secara Sectio Caesaria (SC) dengan berat lahir 1.800 gram, 1.600 gram dan 1.400 gram.
”Untuk bayi dengan berat 1.600 gram itu lahir pada Minggu 5 Januari 2025 pukul 01.05 WIB. Kemudian untuk bayi dengan berat 1.400 gram lahir pada hari yang sama pukul 01.07 WIB. Sementara itu untuk bayi dengan berat 1.800 gram lahir pukul 01.09 WIB,” terangnya.
Rutin kontrol...
- 1
- 2



