Diwaduli Buruh Soal Hak Anak, Ahmad Luthfi Siapkan Program Day Care
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 5 Maret 2025 23:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menampung aspirasi dari masyarakat saat menyambangi Pendapa Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (5/3/2025).
Dalam acara bertajuk ”Silaturahmi dan Bareng Gubernur Jawa Tengah bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama”, ia mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat.
Perwakilan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Kudus, Agus Purnomo yang hadir di kesempatan itu menyampaikan keluhannya terkait pemenuhan hak anak yang dihadapi pekerja perempuan.
”Teman-teman kami mengeluarkan biaya penitipan anaknya saat bekerja antara Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu per hari. Kalau pulang kerjanya sampai sore mengeluarkan Rp 40 ribu per hari. Tolong ini bisa jadi perhatian, supaya bisa membantu fokus bekerja,” katanya, Rabu (5/3/2025).
Agus juga menyampaikan soal pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak para pekerja perempuan. Menurutnya, anak-anak membutuhkan asupan protein yang mencukupi.
Menurutnya, program penitipan anak bisa sekaligus direalisasikan dengan program pemenuhan gizi.
Aspirasi selanjutnya yakni permasalahan perbaikan infrastruktur jalan di jalur Pantura Timur, termasuk penerangannya. Menurut dia, perbaikan infrastruktur penting dilakukan.
Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman para buruh. Apalagi, ada pekerja yang berangkat kerja sebelum matahari terbit.
Siapkan Pergub...



