Seratusan Sekolah di Kudus Tak Miliki Kepala Sekolah
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 12 April 2025 10:28:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Seratusan sekolah di Kudus, Jawa Tengah tak miliki kepala sekolah. Mayoritas di antaranya merupakan tingkatan sekolah dasar (SD).
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Jawa Tengah, Anggun Nugroho mengatakan, kekosongan kepala sekolah diakibatkan karena memasuki masa pensiun. Selain itu juga ada yang meninggal.
Kekosongan kepala sekolah menurut Anggun memang memberikan dampak kegiatan di sekolah menjadi sedikit terganggu. Untuk itu pihak Disdikpora Kudus menyikapi dengan penunjukan Plt Kepala Sekolah.
”Kekosongan kepala sekolah kami sikapi dengan penunjukan Plt Kepala Sekolah. Walaupun memang efektifnya itu harus disikapi dengan penunjukan Plt Kepsek. Bisa juga dengan menunjuk guru yang paling senior,” katanya, Sabtu (12/4/2025).
Ia menambahkan, kendati tidak ada kepala sekolah, menurutnya kegiatan di sekolah tetap berjalan. Pihaknya masih berupaya untuk mengisi kekosongan kepala sekolah.
”Pada tahun 2024 kami mengusulkan 75 guru untuk mengikuti seleksi pengisian jabatan kepala sekolah. Namun, hanya sembilan yang dinyatakan lolos oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN),” sambungnya.
Lebih lanjut, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan BKPSDM Kabupaten Kudus. Sehingga ke depannya semakin banyak guru yang dapat mengisi jabatan kepala sekolah.
”Kami komunikasikan juga sembilan yang sudah lolos ini dengan BKPSDM karena nantinya berkaitan dengan SK yang diterbitkan oleh bupati kepada guru-guru tersebut,” terangnya.
Ada seleksi lagi...
- 1
- 2



