Gandrung Sastra Sukses Pentaskan Monolog Jabrik di Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Minggu, 15 Juni 2025 15:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Penonton ikut larut dalam pementasan tersebut. Beberapa juga sudah ada yang membaca cerpen sebelum menonton pementasan.
”Jabrik ini menandakan bahwa dalam proses kreatif, penulis dapat mengembangkan ide cerita sederhana dan di sekitar kita menjadi apik dan menarik bahkan dengan alur cerita yang tidak kita sangka,” ungkap Septiana yang juga penyunting buku Jabrik ini.
Sementara itu, Penulis Buku "Jabrik”, Arif Khilwa menyebut alih wahana dari karya sastra ke pementasan sebagai bentuk strategi menyosialisasikan sastra. Ia mengajak masyarakat untuk mencintai sastra.
”Alih wahana dari karya sastra ke pementasan sebenarnya sebagai salah satu strategi dari kami agar masyarakat tertarik, dan mencintai sastra itu,” imbuhnya.
Editor: Dani Agus



