Evakuasi Pendaki Jatuh di Natas Angin Terkendala Kabut dan Medan Curam
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 25 Juni 2025 11:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Evakuasi pendaki wanita yang terjatuh di kawasan puncak Natas Angin Kudus, Rabu (25/6/2025) saat ini terkendala kabut.
Kepala BPBD Kudus Mundir menyebut selain berkabut, medan evakuasinya juga curam. ”Pagi ini titiknya sudah ditemukan. Kondisi pencarian sempat terkendala kabut. Saat ini saya juga masih menunggu kabar,” katanya, Rabu (25/6/2025).
Mundir menyampaikan kondisi di lapangan saat ini masih sibuk melakukan pencarian. Pihaknya juga masih menunggu informasi lanjutan.
Hingga siang ini, kawasan Natas Angin Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dipadati kendaraan milik BPBD Kudus dan relawan yang hendak melakukan evakuasi pada Rabu (25/6/2025).
Tampak mobil Inafis dan ambulan juga disiagakan di sekitar Base Camp Kalipetuk, Desa Rahtawu. Personel BPBD Kudus, anggota kepolisian, dan tenaga kesehatan juga saling berkoordinasi untuk melakukan evakuasi.
Di area lokasi Natas Angin tempat jatuhnya korban juga masih terdapat personel. Kabar ini disampaikan melalui alat komunikasi yang setiap menitnya terus bersuara seakan mengisyaratkan masih melakukan pencarian.
Sejumlah personel BPBD Kudus dan relawan juga hendak naik ke lokasi pencarian. Penambahan personel diharapkan dapat membantu proses pencarian.
”Personel yang mau naik ada lagi atau tidak. Informasinya ada yang mau naik ke pos 1 dan menuju pos selanjutnya,” bunyi seseorang di radio komunikasi milik relawan.
Kepala BPBD Kudus, Mundir menyampaikan evakuasi sempat dihentikan kemarin malam karena minimnya penerangan. Pada hari ini evakuasi kembali dilanjutkan.
”Hari ini masih dilanjutkan beberapa teman-teman juga semalaman di lokasi. Penambahan personel juga dilakukan,” imbuhnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



