Rumah di Kudus Kebakaran, Kerugian Capai Puluhan Juta
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 17 Juli 2025 23:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Satu unit rumah di Kelurahan Mlati Norowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah kebakaran pada Kamis (17/7/2025). Kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Jawa Tengah, Ahmad Munaji mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 16.30 WIB. Rumah itu milik Riyanto, yakni warga RT 2, RW 9, Kelurahan Mlati Norowito. Riyanto merupakan kakak dari Yuanah.
”Penyebab kebakaran berasal dari tungku dapur yang merambat ke tumpukan kayu bakar. Kemudian merambat ke dinding rumah yang terbuat dari kayu,” katanya, Kamis (17/7/2025).
Ia menambahkan, kebakaran itu bermula ketika korban, Yuanah sedang memasak air di dapur menggunakan tungku pada pukul 16.20 WIB. Sekitar lima menit kemudian, api dari tungku merambat ke tumpukan kayu bakar kering. Selanjutnya api merambat ke
tungku kayu dan ke kompor gas yang masih terpasang regulator.
”Korban sebenarnya sudah memadamkan api menggunakan alat seadanya. Tetapi tidak berhasil, api semakin membesar,” sambungnya.
Korban juga meminta pertolongan ke tetangga. Beberapa warga melakukan pemutusan titik api agar tidak meluas ke rumah warga.
”Sekitar pukul 16.40 WIB tim pemadam kebakaran mulai melakukan pemadaman. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 50 menit,” imbuhnya.
Ia menambahkan, korban mengalami luka bakar ringan di kedua kaki. Sedangkan nominal kerugian akibat kebakaran berkisar Rp 80 juta.
”Kondisi bangunan yang memang didominasi kayu dan bambu membuat api cepat membesar,” imbuhnya.
Editor: Budi Santoso



