Polisi Amankan Penyebar Hoaks Teror Pocong di Kudus, Begini Motifnya
Wiwid Widia Yulhendrik
Minggu, 24 Mei 2026 21:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Polres Kudus mengamankan seorang pria berinisial SL (45), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, yang diduga menyebarkan hoaks terkait isu teror pocong di media sosial Facebook.
Pelaku diamankan oleh personel Satintelkam Polres Kudus pada Minggu (24/5/2026) setelah dilakukan patroli siber serta penelusuran terhadap akun Facebook bernama @Kang Momon.
Kasat Intelkam Polres Kudus AKP Krisbiyantoro mengatakan, akun tersebut beberapa kali mengunggah informasi terkait kemunculan pocong di wilayah Kudus tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
”Dari hasil klarifikasi, yang bersangkutan mengakui mengunggah konten tersebut melalui akun Facebook miliknya,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Petugas kemudian mendatangi rumah SL di Kecamatan Kaliwungu. Dari hasil pemeriksaan, SL mengakui seluruh unggahan tersebut dibuat menggunakan ponsel pribadinya.
Kepada petugas, SL menyebut dirinya mengambil foto dan narasi dari beranda Facebook, kemudian mengunggah ulang untuk meningkatkan interaksi dan perhatian pengguna media sosial.
”Motifnya untuk mendapatkan keuntungan dari monetisasi konten melalui Facebook Pro,” jelasnya.
Setelah diamankan, SL dibawa ke Mapolres Kudus untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga mengakui bahwa informasi yang disebarkan tidak benar dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
”Saya memohon maaf kepada masyarakat Kudus atas keresahan yang ditimbulkan akibat postingan saya tersebut. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ucap SL.
Bijak bermedsos...
- 1
- 2



