Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga sudah melakukan aksi tersebut berulang kali. Terakhir, terjadi Jumat (29/5/2026) pagi.
Saat itu, pelaku menyasar seorang perempuan yang sedang menyapu di depan rumahnya. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.00 WIB.
Pelaku yang mengendarai motor Honda BeAT warna hitam tiba-tiba berhenti di depan rumah korban dan memainkan alat kelaminnya, bahkan pamer burung.
Setelah puas beraksi, pelaku pun meninggalkan lokasi. Namun, beberapa saat kemudian, pelaku kembali mendatangi rumah korban dan kembali melakukan aksi serupa.
Korban yang merasa tidak nyaman kemudian mendekati gerbang rumah dan menegur pelaku dengan suara keras. Usai ditegur, pria tersebut langsung meninggalkan lokasi menuju arah barat.
Murianews, Kudus – Seorang pria diduga melakukan aksi ekshibisionisme atau memamerkan alat kelaminnya di wilayah Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pria tersebut disebut ’pamer burung’ pada emak-emak tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga sudah melakukan aksi tersebut berulang kali. Terakhir, terjadi Jumat (29/5/2026) pagi.
Saat itu, pelaku menyasar seorang perempuan yang sedang menyapu di depan rumahnya. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.00 WIB.
Pelaku yang mengendarai motor Honda BeAT warna hitam tiba-tiba berhenti di depan rumah korban dan memainkan alat kelaminnya, bahkan pamer burung.
Setelah puas beraksi, pelaku pun meninggalkan lokasi. Namun, beberapa saat kemudian, pelaku kembali mendatangi rumah korban dan kembali melakukan aksi serupa.
Korban yang merasa tidak nyaman kemudian mendekati gerbang rumah dan menegur pelaku dengan suara keras. Usai ditegur, pria tersebut langsung meninggalkan lokasi menuju arah barat.
Terrekam CCTV...
Aksi ’pamer burung’ itu pun terekam kamera CCTV dan beredar di platform Facebook. Dalam rekaman CCTV, tampak terduga pelaku berhenti di depan rumah dan tangannya tampak seperti berada di alat kelaminnya.
Namun, posisi kamera yang berada di belakang pelaku, membuat aksi tersebut tak begitu jelas. Meski begitu, dalam rekaman tersebut sempat sekilas menampakkan wajah pelaku.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gebog AKP Siswanto membenarkan adanya laporan terkait aksi ’pamer burung’ itu. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
”Benar, kami masih melakukan penyelidikan. Beberapa waktu lalu kami sudah mendatangi korban untuk klarifikasi dan pelaku masih dalam lidik,” ujar AKP Siswanto, saat dikonfirmasi Selasa (2/6/2026).
Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan korban dan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, pihaknya juga koordinasi dengan perangkat lingkungan setempat serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kudus.
Dari informasi yang diperoleh warga, pelaku diduga juga sempat melakukan aksi serupa di wilayah lain sebelum kejadian di Kedungsari, Kecamatan Gebog. Namun, informasi tersebut masih dalam pendalaman pihak kepolisian.
”Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan tambahan dan menelusuri identitas pelaku,” lanjutnya.
Segera Lapor...
AKP Siswanto mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat, mendengar, atau mengalami tindakan pelecehan maupun tindak kriminal lainnya di lingkungan sekitar.
Menurutnya, laporan dari masyarakat sangat penting untuk membantu proses penanganan kasus dan menjaga keamanan lingkungan.
”Jika melihat, mendengar, atau mengalami tindakan pelecehan maupun kriminalitas, segera hubungi Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat," tegasnya.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan situasi di lingkungan setempat dilaporkan tetap kondusif.
Editor: Zulkifli Fahmi