Warga Kudus Diminta Waspadai Modus Petugas Sensus Ekonomi 2026 Palsu
Wiwid Widia Yulhendrik
Jumat, 5 Juni 2026 11:09:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selain itu, rumah warga yang telah selesai didata juga akan ditempeli stiker khusus sebagai tanda jika pendataan sudah dilakukan.
Pendataan Sensus Ekonomi 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Juni hingga Agustus 2026.
Sebanyak 622 petugas akan diterjunkan untuk mendata seluruh aktivitas usaha masyarakat di Kabupaten Kudus.
Eko mengatakan, pihaknya juga akan menggencarkan sosialisasi melalui media sosial maupun media massa agar masyarakat lebih mudah mengenali ciri-ciri petugas resmi sensus ekonomi 2026 dari BPS Kudus.
”Kami berharap masyarakat bisa mengenali ciri-ciri petugas resmi sehingga tidak mudah tertipu,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan pendataan BPS tidak berkaitan dengan penarikan pajak maupun pungutan tertentu. Data responden dijamin kerahasiaannya sesuai Pasal 21 Undang-Undang Statistik Nomor 16 Tahun 1997.
Bersifat rahasia...
Baca Juga



