Samani Ajak Mahasiswa Gelar Festival-Bedah APBD Kudus, Ini Tujuannya
Wiwid Widia Yulhendrik
Rabu, 22 Juli 2026 18:48:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus Samani Intakoris mengajak Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kudus melanjutkan kolaborasi melalui Festival APBD dan Bedah APBD Kudus.
Gagasan tersebut disampaikan usai menerima hasil riset mahasiswa terkait efektivitas Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (22/7/2026).
Samani mengapresiasi kajian DEMA UIN Sunan Kudus terhadap pelaksanaan GPM. Menurutnya, hasil penelitian tersebut menunjukkan mahasiswa mampu memberikan masukan berbasis data yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus kami mengucapkan terima kasih kepada DEMA UIN Sunan Kudus yang telah meneliti, mengamati, dan membuat laporan secara baik kepada kami. Semoga ke depan kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kajian Gerakan Pangan Murah. Menurutnya, DEMA UIN Sunan Kudus dapat melanjutkan kajian melalui Bedah APBD Kabupaten Kudus sebagai bentuk partisipasi akademisi dalam mengawal kebijakan publik.
”Next kajian Bedah APBD Kudus,” katanya.
Ruang Edukasi
- 1
- 2



