Ironis, Taman Adipura Kudus Malah Jadi Pembuangan Sampah Liar
Wiwid Widia Yulhendrik
Rabu, 22 Juli 2026 20:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pemandangan ironis tampak terlihat di Taman Adipura Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Di lokasi tersebut banyak ditemukan titik pembuangan sampah liar.
Temuan itu diperoleh saat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus melakukan evaluasi kondisi Taman Adipura bersama Bupati Kudus Samani Intakoris, Rabu (22/7/2026)
Dalam kegiatan tersebut, jajaran dinas turut mengecek kebersihan, kondisi tanaman, fasilitas pendukung, hingga penerangan taman.
Mendapati temuan itu, pihaknya segera ditindaklanjuti agar lokasi itu tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Plh Kepala Dinas PKPLH Kabupaten Kudus Didik Tri Prasetyo mengatakan, secara umum kondisi Taman Adipura masih baik. Namun, masih ada beberapa titik yang dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah liar.
”Secara umum baik. Cuma ada beberapa yang perlu dibersihkan, kemudian ada beberapa titik yang digunakan untuk membuang sampah liar. Itu sudah kami selesaikan,” ujarnya kepada Murianews.com.
Menurut Didik, PKPLH akan mengambil langkah lanjutan agar lokasi yang sebelumnya digunakan untuk membuang sampah liar tidak kembali dimanfaatkan untuk hal serupa.
”Ke depan akan kami tindak lanjuti bagaimana supaya di lokasi tersebut tidak dibuang sampah lagi,” katanya.
Taman lain
Didik menjelaskan, evaluasi tidak hanya dilakukan di Taman Adipura. Peninjauan juga akan dilanjutkan ke taman-taman lain di wilayah perkotaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau.
Menurutnya, Kabupaten Kudus memiliki puluhan taman yang tersebar di berbagai lokasi. Beberapa di antaranya yakni Taman Ganesha, Taman Krida, Taman Gondangmanis, Taman Adipura, hingga Taman Bumiwangi di Kecamatan Jekulo.
”Untuk sementara taman-taman di wilayah perkotaan dulu. Tadi pagi di Taman Adipura, nanti berikutnya akan dilanjutkan ke taman-taman yang lain,” ucapnya.
Selain kebersihan, PKPLH juga memastikan fasilitas pendukung di Taman Adipura, termasuk lampu penerangan, kini telah berfungsi dengan baik setelah sebelumnya sempat dikeluhkan masyarakat.
”Langsung kami benahi,” katanya.
Penilaian Adipura
Didik menegaskan, pemantauan tersebut bukan dilakukan sebagai persiapan menghadapi penilaian Adipura. Menurutnya, hingga saat ini tahapan penilaian belum dimulai.
”Belum. Nanti akan kami sampaikan kalau sudah mendekati penilaian,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemantauan taman dan kerja bakti menjaga kebersihan merupakan agenda rutin PKPLH. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Kudus Samani Intakoris, namun juga kerap dilakukan secara mandiri oleh jajaran Dinas PKPLH bersama dinas-dinas terkait.
Selain taman, PKPLH juga memfokuskan upaya menjaga kebersihan di sepanjang Jalan R Agil Kusumadya sisi selatan hingga wilayah perbatasan Kabupaten Demak.
Editor: Zulkifli Fahmi



