Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ratusan mahasiswa yang membawa atribut alamamater kampus ini, awalnya berkumpul di Lapangan Basket. Setelah berkumpul mereka pun berjalan ke Gedung Rektorat yang ada di bagian depan kampus UMK.

Sesampainya di depan pintu Gedung Rektorat, mahasiswa menyuarakan aksi dan berbagai orasi. Mereka juga membawa atribut-atribut protes yang dilayangkan kepada Wakil Rektor I hingga pihak kampus.

Baca juga: Rektor UMK Benarkan Ada Surat Penonaktifan Wakil Rektor 1

”Baca puisi bukan sebuah kriminalitas,” bunyi salah satu tulisan di poster.

”WR 1 mengancam, mahasiswa dibungkam,” isi tulisan di poster lain.
Para mahasiswa ini menuntut agar Wakil Rektor 1 Dr Sulistyowati diberhentikan atau dipecat dari jabatannya. Mereka juga meminta perwakilan yayasan pembina UMK ataupun pihak Rektorat turun menemui mahasiswa.”Mahasiswa yang ingin membacakan karyanya di intervensi gimana, bapak ibu rektorat silahkan turun untuk menemui mahasiswa,” ucap salah satu mahasiswa dalam orasinya.  Editor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News