Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Secara umum, pelaksanaan PPDB daring ini berjalan lancar hingga hari kedua, Selasa (20/6/2023). Hanya saja, masih ada calon peserta didik SMP yang salah mengunggah kelengkapan berkas.

Salah satunya seperti yang ditemukan di SMP Negeri 4 Kudus yang menemukan beberapa siswa yang salah mengunggah berkas persyaratan.

Baca juga: Pendaftaran PPDB SMP di Kudus Dibagi Empat Jalur, Ini Jadwalnya

Ketua PPDB SMP Negeri 4 Kudus Akhmad Sayuti mengatakan, berkas pendaftaran yang diunggah ada siswa yang mengalami kesalahan saat dilakukan pengecakan atau verifikasi oleh operator di sekolah.

”Kadang-kadang KK (Kartu Keluarga) itu fotokopi, SKL juga fotokopi. Itu terlihat dari cap stempelnya berkas yang diunggah, tidak sesuai dengan juknisnya kalau fotokopi,” katanya, Selasa (20/6/2023).

Meski demikian, hal tersebut bukan menjadi masalah yang serius. Pasalnya, operator sekolah langsung memberikan umpan balik kepada calon peserta didik jika terdapat kekeliruan pada unggahan berkas.

”Kami langsung berikan umpan balik di keterangannya. Lalu harus diulangi lagi, dan dilampirkan unggahan berkas yang asli. Untuk secara umumnya tidak ada masalah, zonasi mereka juga sudah sesuai pada zonasi yang tertera di SKL,” ungkapnya.Ia menjelaskan, mesti tak ada masalah berarti, sekolah tetap menyiapkan posko perbantuan jika ada siswa yang masih kebingungan masalah PPDB. Namun, sejauh ini belum ada siswa yang datang karena kesulitan.”Belum ada yang datang karena kesulitan PPDB daring, karena dari SD asal itu sudah membantu juga. Tahun ini kami buka PPDB untuk 279 siswa baru. Sampai hari kedua ini, di jalur zonasi 130 siswa yang mendaftar dan 20 siswa di jalur prestasi," ujarnya.Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kabupaten Kudus Anggun Nugroho menyebut, hampir semua sekolah membuka posko bagi calon peserta didik yang kesulitan melakukan pendaftaran.”Ketika ada kendala, kan boleh ke sekolah untuk menanyakan, di SD asal juga membantu. Tapi secara umum aman, karena PPDB daring ini juga bukan yang pertama kali,” ujarnya. Editor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler