Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Bae, AKP Imam Sukirno mengatakan, pemeriksaan dan penyelidikan saat ini masih dilakukan pendalaman. Pihaknya masih menggali keterangan lebih lanjut dari pelaku ataupun korban.

"Pelaku itu, inisial TW, 28 tahun, warga Wedarijaksa, Pati," katanya Selasa (5/7/2023) siang.

Ia menyebut aksi yang dilakukan oleh pelaku merupakan modus baru. Aksi pencurian dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan keluarga yang tengah menggelar hajat nikahan.

"Ini modus baru, motif pelaku mencuri masih kami dalami. Pelaku masih kami amankan di Polsek,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau, agar kejadian dengan modus baru ini bisa menjadi pembelajaran bersama. Saat menggelar acara hajat, paling tidak harus tetap waspada dan ada pengawasan yang harus tetap dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Harus lebih waspada dan hati-hati lagi kedepannya saat gelar hajat. Paling tidak ada yang mengawasi tamu yang datang,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda yang tertangkap warga mencuri di rumah yang tengah menggelar hajat nikahan di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sempat sekap korban, Selasa (4/7/2023).BACA JUGA: Pencuri di Acara Nikahan Warga Kudus Sempat Sekap KorbanKorban diketahui merupakan Dwi Oktavianti (24) kakak ipar pasangan mempelai Ainun Mulyati dan Slamet Alfarizi yang saat kejadian tengah melangsungkan akad nikah.Dwi Oktavianti, menjelaskan, awalnya pemuda yang masuk ke kamar itu dikira keluarga dari mempelai pria. Terlebih saat ditanya, pemuda itu mengaku tengah ganti baju.Namun, setelah dicek uang yang ada di dalam tas korban raib. Korban pun kembali memanggil pemuda itu.Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler