Mahasiswa Universitas Muria Kudus Dilatih Buat Motion Graphic
Yuda Auliya Rahman
Senin, 31 Juli 2023 14:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Puluhan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Muria Kudus (UMK) dilatih cara membuat motion graphic.
Pelatihan yang merupakan implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) program kewirausahaan ini, digelar di Studio Animasi SMK Raden Umar Said, Kudus, Kamis hingga Sabtu (27-29/7/2023).
Ketua Program Studi PGSD UMK Siti Masfuah mengatakan, program pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan materi kewirausahaan di bidang pendidikan.
Di mana, salah satu profil lulusan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muria Kudus diantaranya edupreneur. Sehingga Prodi PGSD harus membekali mahasiswa agar mempunyai jiwa wirausaha, khusunya di bidang pendidikan.
”Selain itu, kebijakan Kampus Merdeka mendorong pengembangan minat wirausaha mahasiswa dengan program kegiatan belajar yang sesuai. Dalam rangka implementasi MBKM tersebut, maka kami membuat pedoman kegiatan pembelajaran di luar perguruan tinggi khususnya kewirausahaan.” katanya, Senin (31/7/2023).
Motion graphic sendiri dipilih lantaran bisa sebagai media dalam pembelajaran agar anak-anak lebih antusias. Pasalnya, motion graphic merupakan animasi gambar yang bisa bergerak.
Pemateri yang juga guru animasi Arif Agus Kurniawan menyebut, ada beberapa aplikasi dalam pelatihan motion graphic ini, diantaranya adobe after Effect, adobe illustrator, dan canva.
Adobe illustrator sendiri, untuk pembuatan dan penataan assetnya, kemudian after effect untuk mengolah pergerakan gambarnya.
Pembuatan motion graphic, juga memerlukan kreatifitas dan ketelitian dalam pengerjaannya, dimana hal tersebutlah yang ditekankan dalam pelatihan kali ini.
”Mahasiswa sangat antusias dan mengikuti dengan baik pelatihan ini. Meskipun mereka dari jurusan yang jauh dari industri kreatif, tapi mereka memiliki inisiatif yang baik mengingat mereka nanti akan pengajar bagi anak-anak dan bisa menerapkan ini untuk media pembelajaran,” jelasnya.
Editor: Dani Agus



