Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Tiga desa wisata rintisan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapatkan bantuan keuangan (bankeu) Pemerintah Provinsi Jateng. Tiga desa tersebut yakni, Desa Menawan, Desa Pedawang, dan Desa Jurang.

Masing-masing desa mendapatkan bantuan senilai Rp 100 juta rupiah yang dipergunakan untuk mengembangkan berbagai potensi wisata yang ada di desanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Mutrikah mengatakan, dari 30 desa wisata rintisan yang ada di Kudus, kini sudah ada 22 desa wisata yang memperoleh bantuan keuangan untuk mengembangkan potensi wisatanya.

”Yang terbaru di 2023 ini itu ada tiga desa wisata. Jadi bantuan Rp 100 juta ini diharapkan bisa jadi stimulan desa wisata. Dari Pemprov Jateng membantu untuk memajukan desa wisata,” katanya, Rabu (27/9/2023).

Dalam pantauannya, pengelolaan bankeu yang sudah diterima sejumlah desa wisata sejak beberapa tahun terakhir digunakan dengan baik. Diantaranya, seperti pembagunan ikon masuk kawasan wisata logung yang ada di Desa Kandangmas.

Kemudian, di Desa Ngemplak ada wisata embung yang jadi andalan. Bantuan di Desa wisata Ngemplak, dipergunakan untuk membeli perahu dan becak air.

Selain itu, yang terbaru seperti Desa Menawan juga memafaatkan bantuan yang diterima untuk memperbaiki kawasan Sendang Widodari yang selama ini banyak dikunjungi masyarakat setempat hingga dari berbagai daerah.

Kawasan Sendang Widodari juga dimanfaatkan untuk menggelar berbagai macam pentas seni hingga sarguge (pasar minggu wage) bagi masyarakat desa setempat.

”Nah ini yang kami harapkan, dengan berkembangnya desa wisata diharapkan akan terjadi multiplayer efek peningkatan perekonomian yang terjadi bagi para pelaku UMKM sekitar,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler