Kebakaran PT Pura Terban Kudus: Asap Tebal Sempat Membumbung
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 14 Oktober 2023 16:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kebakaran pabrik kertas PT Pura Grup Kudus di Jalan Kudus – Pati KM 12, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus atau dikenal dengan Pura Terban membuat heboh warga. Pasalnya, asap tebal sempat membumbung dan menyita perhatian banyak orang.
Hal itu diketahui dari video yang beredar di media sosial. Dari video tersebut, api terlihat berkobar dengan ganas dan membuat asap tebal membumbung tinggi ke langit.
Padahal, video tersebut diambil dari lokasi yang berjarak lumayan jauh. Hal ini ditunjukkan dengan kanan kiri lokasi yang berada di persawahan.
”Itu pabrik pura kertas ya yang terbakar,” kata salah seorang warga di video tersebut.
”Iya, dus, kertas,” jawab sang perekam.
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, kebakaran terjadi di area belakang perusahaan. Lokasinya berada sejajar lurus di pintu timur.
Sejumlah armada pemadam kebakaran juga terlihat keluar masuk di area lokasi kebakaran. Para karyawan juga berusaha mengeluarkan barang-barang seperti komputer hingga berkas-berkas penting dari perusahaan ke pos satpam.
Hingga berita ini diunggah belum ada keterangan resmi dari perusahaan. Terutama terkait penyebab kebakaran.
Sementara, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di dalam perusahaan.
Sedangkan puluhan satpam menjaga ketat pintu gebang masuk ataupun keluar perusahaan. Ini lantaran kebakaran tersebut membuat banyak warga ingin melihat secara langsung musibah tersebut di depan perusahaan
Editor: Supriyadi



