Disbudpar Kudus Siapkan Tim Monitoring Wisata saat Libur Nataru
Yuda Auliya Rahman
Senin, 11 Desember 2023 09:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus tengah mempersiapkan tim monitoring wisata. Mereka akan bertugas memantau tempat-tempat wisata di Kudus saat libur natal 2023 dan tahun baru 2024 (nataru) nanti.
Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah memprediksi akan adanya kenaikan pengunjung wisata baik yang dikelola pemerintah, swasta, ataupun yang dikelola desa wisata ketika libur nataru nanti. Sehingga pihaknya bersiap dengan membentuk satgas untuk melakukan pantauan.
”Satgas kami ada tiga kelompok yang akan berkeliling selama libur nataru nanti ke destinasi wisata. Harus ada yang memonitoring untuk memastikan kenyamanan wisatawan ketika berkunjung ke Kudus,” katanya, Senin (11/12/2023).
Dalam momen libur panjang nataru nanti, pihaknya juga mewanti-wanti pengelola wisata agar selalu mengedepankan sapta pesona. Di mana, unsur keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan yang harus tetap dijaga.
”Yang tidak kalah penting, pengelola wisata harus tetap waspada. Dengan tetap menyediakan tempat cuci tangan dan memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Pihaknya berharap libur nataru di Kudus nanti bisa dimanfaatkan pengelola wisata dengan memberikan layanan yang prima bagi wisatawan. Sehingga wisatawan pun akan betah dan ingin kembali berkunjung ke destinasi wisata di Kudus.
”Ketika pariwisata bergeliat, otomatis akan ada multiplayer effect yang juga mengangkat perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.
Editor: Supriyadi



