Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diketahui, wukuf di Padang Arafah adalah salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan jemaah haji. Berkaitan dengan itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Khalilurrahman mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatannya.

Baca: Arab Saudi Tetapkan Iduladha 28 Juni 2023

Puncak ibadah haji tahun ini terjadi di musim kemarau. Di mana, cuaca di Arafah dan Makkah bisa mencapai 45 derajat celcius.

”Maka itu, jamaah haji sangat diimbau wajib mengonsumsi minuman yang cukup, makanan yang cukup, dan banyak istirahat,” ujarnya seperti dikutip Republika.co.id, Selasa (19/6/2023).
Selain itu, jemaah haji diimbau tidak terlalu sering keluar menjelang pelaksanaan wukuf. Waktu menjelang wukuf agar dimanfaatkan untuk beristirahat dan menghindari aktivitas fisik yang berlebihan.Baca: Koper Jemaah Haji Blora Mulai Dikumpulkan, Banyak yang Dikasih Tanda UnikDikhawatirkan, lanjutnya, kondisi jemaah haji akan menurun akibat melakukan aktivitas fisik yang berlebih. Saat di Arafah, jemaah haji juga diimbau fokus beribadah dan tidak beraktivitas lain yang memengaruhi kesehatan mereka.”Kemudian ketika di Arafah, karena cuaca panas, diharapkan jamaah haji lebih banyak ibadah, karena tujuan mereka tiba di Arafah untuk ibadah, jangan banyak keluar karena akan mengurangi energi mereka dan bisa memengaruhi kondisi kesehatan jasmani mereka,” ujar Khalilurrahman.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler