Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Warga menemukan mayat berkelamin laki-laki itu di tengah-tengah pemakaman umum desa setempat. Saat ini, mayat sudah dievakuasi di RSUD dr R Soedarsono untuk diaotopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Melansir Detik.com, kasus penemuan mayat itu telah ditangani Sat Reskrim Polres Pasuruan. Dari hasil pemeriksaan, mayat tersebut dalam kondisi penuh luka di bagian wajah, seperti lebam dan darah yang sudah mengering.

Baca: Warga Karanganyar Digegerkan Penemuan Mayat dalam Sumur

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda M Junaidi mengatakan meski demikian, wajah mayat masih bisa dikenali. Mayat itu dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk proses autopsi.

”Masih dilakukan autopsi,” kata Junaidi, Minggu (26/6/2023).Ada pun mayat tersebut telah teridentifikasi identitasnya, yakni Sadi (63), warga Dusun Sumurlecen, Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.”Setelah dapat identitas, langsung hubungi keluarga korban. Pihak keluarga dan pemerintah desa mengamini bahwa dia adalah warganya. Sementara itu keterangannya. Kita menunggu hasil autopsi,” jelasnya.Menurut keluarga korban, Sadi sudah pergi sejak Sabtu (24/6/2023). Saat itu, korban pamit pergi ke kenalannya di Desa Alastlogo, tetapi tidak kunjung pulang. Kemudian, keluarga mendapatkan kabar penemuan mayat Sadi di Alastlogo, Pasuruan.”Keluar sejak Sabtu. Istrinya menghubungi nggak nyambung. Dia keluar bawa motor baru,” kata Muzdalifah, keluarga korban.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler