Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Ternate – Sebuah video menggambarkan seorang pengantin pria mendapatkan bogem mentah usai prosesi ijab kobul viral di media sosial. Video ini diunggah di sejumlah platform media sosial, salah satunya di Instagram bernama @infomamuju_.

Dalam video berdurasi 6 menit 57 detik itu dijelaskan, peristiwa itu terjadi di Kelurahan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat, 14 Juni 2024 malam.

Prosesi ijab kabul itu awalnya berjalan normal dan khidmat. Namun, setelah pengantin pria selesai mengucapkan ijab kabulnya, wali nikah mempelai wanita langsung melayangkan pukulan.

Ketika ijab kabul selesai, wali nikah yang diketahui merupakan kakak kandung pengantin wanita, langsung melayangkan pukulan ke mempelai pria,” tulis akun tersebut seperti dikutip Sabtu (15/6/2024).

Acara yang awalnya kidmat pun langsung berubah panas. Teriakan histeris nyaring terdengar dalam peristiwa itu. Sejumlah keluarga dan kerabat dari kedua pihak pun berusaha melerai.

Tampak pengantin pria dan kakak dari pengantin wanita saling berteriak menggunakan kata-kata kasar. Bahkan suasana ricuh pun terlihat hingga di luar rumah yang menjadi tempat prosesi ijab kabul tersebut.

Ternyata, kericuhan itu dipicu dari ancaman membunuh dari pengantin pria. Sontak, kakak pengantin wanita yang menjadi wali nikah pun emosi.

Tarada dia ancam saya pe keluarga, dia mo bunuh saya pe keluarga (dia mengancam keluarga saya mau dibunuh),” ucap wali nikah yang diketahui bernama Muhammad Fahri Tarafannur, seperti dikutip dalam video tersebut, Sabtu (15/6/2024).

Perkataan wali nikah itu pun direspons pihak keluarga lainnya. Mereka pun ikut memaki-maki dan menyalahkan mempelai pria.

Memang ngoni salah kong, laki-laki ngoni salah (memang kalian pihak laki-laki yang salah). Memang laki-laki itu pe bicara kong, lia depe chat di HP sana, dia mo bunuh satu keluarga (Memang itu perkataan mempelai laki-laki, ada chat nya dia mengancam mau bunuh satu keluarga,” ucap salah satu pihak keluarga mempelai wanita.

Insiden itu pun disesali pihak keluarga mempelai pria yang langsung memukul mempelai pria usai ijab kabul. Mereka mengaku tak dihargai.

Torang so datang jauh-jauh kong kenapa jadi begini (kami sudah datang jauh-jauh tapi kenapa jadi seperti ini?," ucap salah satu pihak keluarga laki-laki.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler