Cuaca Hujan Diperkirakan Guyur Mayoritas Kota Besar di Indonesia
Zulkifli Fahmi
Senin, 8 Juli 2024 08:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Mayoritas kota besar di Indonesia diperkirakan diguyur hujan hari ini, Senin (8/7/2024). Cuaca hujan yang turun intensitasnya diperkirakan mulai dari hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan, wilayah yang diperkirakan diguyur hujan disertai petir yakni, Jakarta, Jambi, Pangkal Pinang, dan Manado.
Sementara, hujan dengan intensitas sedang, di antaranya Pontianak, Ambon, dan Kendari.
Sedangkan, wilayah dengan guyuran hujan ringan, di antaranya, Semarang, Bandung, Serang, Gorontalo, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Pinang, Lampung, Ternate, Manokwari, Mamuju, Makassar, Palembang, dan Medan.
Ada pun wilayah yang diprediksi bercuaca berawan, di antaranya, Yogyakarta, Palangka Raya, Jayapura, dan Padang.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, sebenarnya saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Namun, cuaca hujan masih sering terjadi.
Potensi peningkatan hujan di musim kemarau itu dipicu adanya sejumlah dinamika di atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia.
’’yakni fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby Kelvin, hingga pola sirkulasi siklonik dan La Nina juga semakin memperkuat potensi pembentukan awan penghujan itu,’’ ujar Guswanto, seperti dikutip dari Antara.
Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena yang masih terjadi itu diprakirakan tim meteorologi BMKG dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat, disertai kilat/petir angin kencang.
Akibatnya, potensi dampak bencana cuaca hujan di sejumlah wilayah Indonesia yang masih tinggi bisa saja terjadi.



