Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Madrid – Spanyol dan Portugal mengalami blackout alias pemadaman listrik besar-besaran, Senin (28/4/2025). Kondisi itu membuat chaos negara tersebut.

Jutaan orang terputus dari telekomunikasi, internet, hingga akses uang tunai dari ATM. Tak hanya itu, layanan transportasi di dua negara itu nyaris berhenti total.

Akibatnya ribuan penumpang kereta api terlantar. Selain itu, pemadaman listrik besar-besaran itu juga membuat turnamen tenis Madrid Open terhenti.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyebut pemadaman listrik itu terjadi hamper 11 jam. Para ahli pun berusaha menemukan penyebabnya.

”Kami tidak pernah mengalami keruntuhan sistem secara total,” kata Sanchez, seperti dilaporkan AP sebagaimana dikutip dari viva.co.id, Selasa (29/4/2025).

Sanchez mengungkapkan, jaringan listrik Spanyol kehilangan 15 gigawatt hanya dalam hitungan lima detik pada pukul 12.33 waktu setempat. Jumlah itu setara sekitar 60 persen dari permintaan nasional.

Pasokan listrik berhasil pulih sekitar pukul 23.00 waktu setempat meski pun baru sekitar 50 persennya. Peristiwa itu pun menjadi kejadian yang luar biasa.

Janji Sanchez... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News