Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, CirebonGalian C Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat longsor, Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 14 orang meninggal dalam insiden itu.

Ke-14 korban meninggal yakni, Andri asal Desa Padabeunghar, Kabupaten Kuningan; Sukadi asal Desa Buntet, Cirebon; Sanuri asal Desa Semplo, Cirebon; Sukendra asal Desa Girinata, Cirebon.

Kemudian, Dedi Hirmawan asal Desa Cimenyan, Bandung; Sarwah asal Kelurahan Kenanga, Cirebon; Rusjaya (48) asal Desa Beberan, Cirebon; Rino Ahmadi asal Desa Cikalahang, Cirebon.

Lalu, Ikad Budiarso asal Desa Budur, Cirebon; Toni asal Desa Kepuh, Cirebon; Wastoni Hamzah asal Desa Krangkeng, Indramayu; Jamaludin asal Desa Krangkeng, Indramayu; dan dua lainnya masih proses pemeriksaan.

Kapolresta Cirebon Kombes Sumarni mengatakan, setelah teridentifikasi, ke-14 korban kemudian diserahkan pada keluarganya masing-masing.

Dari total korban, 13 korban sebelumnya dievakuasi ke RSUD Arjawinangun dan satu korban lainnya di Rumah Sakit Sumber Hurip Cirebon.

Sumarni menjelaskan, saat ini polisi masih menyelidiki penyebab longsor, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau kesalahan teknis dalam operasional tambang.

”Kami masih mendalami apakah ada kesalahan dalam pekerjaan mereka. Semua masih dalam proses penyelidikan,” kata Sumarni seperti dikutip dari Antara, Jumat (30/5/2025).

Periksa lima orang... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler