Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Bandung – Sebanyak 1.569 guru Sekolah Rakyat dari seluruh Indonesia mendapatkan pembekalan menjelang berlangsungnya proses pembelajaran yang dimulai, Senin (14/7/2025).

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo mengatakan, para guru dibekali terkait kurikulum, orientasi Sekolah Rakyat, pendidikan inklusi ramah anak dan hak asasi manusia, serta pemetaan bakat.

Konsep dasar itu akan diterapkan para guru saat mengajar di Sekolah Rakyat. Tujuannya, agar para guru siap secara teknis maupun emosional saat mendampingi siswa.

Agus menekankan guru Sekolah Rakyat tidak hanya berperan sebagai pengajar, melainkanjuga sebagai orang tua bagi siswa yang tinggal di asrama tanpa didampingi keluarga.

”Karena ini boarding tidak bersama orang tua, tentunya guru selain jadi pengajar, mereka juga harus menjadi orang tua di sekolah ini yang bisa menjadikan siswa-siswa di sini nyaman, aman,” katanya.

Di samping pendidikan formal, Sekolah Rakyat juga menekankan pada pembentukan karakter kebangsaan, keagamaa, dan sosial bagi para siswanya.

Arahan Presiden... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News