Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Mataram – Insiden turis terjatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat kembali terjadi, Rabu (16/7/2025). Kali ini, menimpa seorang turis asal Swiss berinisial BE (46).

Ia dilaporkan terjatuh saat menuju kawasan Danau Segara Anak usai mendaki Gunung Rinjani. Kabar itu dibenarkan Ketua Tim Evakuasi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Gede Mustika.

”Ya, informasi kami terima sekitar pukul 11:30 Wita. Kemungkinan jatuhnya tadi pagi,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan informasi dari BTNGR, wisatawan asal Swiss itu mengalami patah tulang dan pendarahan di kepala.

”Informasinya patah tulang, ada pendarahan juga. Cuma kita belum tahu apakah di kepala atau apa dan pendarahan ini karena tergores atau seperti apa juga,” terang Mustika.

Ia menjelaskan, saat ini tim evakuasi telah menuju posisi korban yang masih di jalur menuju Danau segara Anak. Delapan orang dengan dua tim medis di antaranya telah menuju ke lokasi untuk mengevakuasi.

Ia menambahkan dari informasi yang diterimanya, wisatawan asal Swiss ini terjatuh di jalur menuju danau bukan di tebing atau jurang.

”Jadi, jatuhnya bukan di tebing tetapi di jalur jalan menuju danau. Sepertinya dia terpeleset di jalur itu (menuju danau),” ungkap Mustika.

Mendaki sejak Selasa... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler