Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Paris – Keinginan Prancis akui Palestina mendapatkan pertentangan dari Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyebut langkah Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai tindakan ceroboh.

Melalui Platform X miliknya, Kamis (24/7/2025), Rubio mengatakan, Amerika Serikat tegas menolak rencana Macron mengakui Palestina di Majelis Umum PBB.

Ia menilai, keputusan Macron itu hanya akan menguntungkan propaganda Hamas dan menghambat proses perdamaian.

”Ini adalah tamparan bagi para korban serangan 7 Oktober,” terang Rubio seperti dikutip, Jumat (25/7/2025).

Sebelumnya, Macron mengumumkan Prancis akann secara resmi mengakui negara Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

Hingga saat ini, negara Palestina telah diakui oleh 147 negara, namun Amerika Serikat tidak termasuk di antaranya. Pada tahun 2024, Washington memveto keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Sejak 2024, Palestina telah diakui oleh sepuluh negara baru, termasuk Irlandia, Norwegia, Spanyol, dan Armenia.

Sementara itu, para pemimpin Eropa seperti Irlandia, Spanyol, Skotlandia, menyambut baik rencana Presiden Prancis Emmanuel Macron. Rencana itu disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Timur Tengah.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler