Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG SMP 5 Rembang, Indri Lestari mengaku sempat mencicipi nasi dalam menu MBG sebelum dibagikan pada para siswa. Menurutnya, rasa nasi sudah tidak enak di lidah dan teksturnya lengket.

”Sebagai petugas kita buka dulu, ternyata berair dan lengket semua. Rasanya juga tidak enak. Ada 763 porsi akhirnya dikembalikan ke dapur SPPG,” ujar Indri.

Ratusan porsi menu MBG yang berisi nasi kuning itu pun dibiarkan menumpuk di lobi sekolah. Makanan itu sama sekali tak dibagikan pada siwa SMP 5 Rembang.

Mendapati laporan adanya menu MBG yang dinilai tak layak konsumsi, Satgas MBG Dinkes Rembang pun mendatangi SMP 5 Rembang.

Mereka pun memeriksa kondisi menu MBG tersebut. Hasil dari pemeriksaan, makanan itu dinilai berisiko jika tetap dibagikan kepada anak-anak.

”Rasanya tidak basi hanya eksistensinya berlendir dan waktu makan juga sudah lewat. Jadi berisiko. Dinkes merekomendasikan dikembalikan dulu,” ujar Maria Rehulina, petugas Satgas MBG dari Dinkes Rembang.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler