Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Sleman – Detik-detik kecelakaan kereta di Prambanan-Sleman yang melibatkan KA Bangunkarta dengan mobil dan dua motor, Selasa (4/11/2025) tampak mengerikan bagi saksi mata.

Bahkan, seorang saksi Yesi (26) mengaku sampai ndredeg karena peristiwa itu begitu dekat dengan warga sekitar. Sebab, saat insiden terjadi perlintasan sebidang Prambanan-Sleman tengah padat.

”Saya enggak dekat, ndredeg, kejadian langsung di depan mata,” sebutnya seperti dikutip dari Detik.com, Selasa(4/11/2025).

Ia mengungkapkan, saat itu KA Bangunkarta melaju dari timur ke barat. Saat itu, kereta sudah membunyikan klakson, namun palang pintu di sisi utara tidak menutup.

”Kejadiannya dari arah timur kereta sudah klakson terus. Nah saya lihat arah barat itu palangnya nggak ditutup, palang kereta masih dibuka tapi suaranya (sirine) enggak ada,” ujarnya.

Sementara, palang pintu di sisi selatan sudah patah sebelum kejadian. Namun, ia tak tahu apa penyebab palang pintu itu patah.

”Saya lihatnya yang sini (utara), sana (palang sisi selatan) enggak tahu tapi posisinya sudah patah,” ujarnya.

Palang Pintu Tak menutup... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler