Seorang Pria Ditangkap di Aksi dengan Bendera GAM di Lhokseumawe
Zulkifli Fahmi
Kamis, 25 Desember 2025 18:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Aceh – Prajurit TNI AD Korem 011/Lilawangsa mengamankan seorang pria peserta aksi yang digelar dengan membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025). Ia diamankan karena membawa pistol dan rencong, senjata khas Aceh.
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran mengatakan, aksi itu digelar sekelompok pembawa bendera GAM di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Mereka kemudian dibubarkan karena membuat kemacetan di Jalan Nasional Lintas Banda Aceh-Medan. Danrem Ali Imran memimpin langsung pembubaran aksi tersebut.
”Saat ini, TNI membubarkan kelompok pembawa bendera GAM yang melakukan aksi di tengah jalan. Seorang pria bawa senjata api pistol dan rencong diamankan,” kata Ali Imran dikutip dari Antara, Kamis (25/12/2025).
Dalam pembubaran itu sempat diwarnai ketegangan. Namun, setelah dilakukan pendekatan, massa aksi akhirnya dapat dibubarkan.
Spanduk maupun kain umbul-umbul serupa bendera GAM tersebut akhirnya diberikan sukarela oleh massa, dan mereka membubarkan diri.
Ali Imran menegaskan, pembubaran aksi dilakukan tanpa kekerasan, yakni dengan cara persuasif, bahkan mendapat dukungan dari masyarakat.
Provokator...
- 1
- 2



