Draft Perjanjian Disusun, Tarif Trump Segera diterapkan di Indonesia
Zulkifli Fahmi
Rabu, 7 Januari 2026 10:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan draft perjanjian terkait tarif resiprokal antara Indonesia dengan Amerika Serikat segera rampung.
Kesepakatan pun akan ditandatangani Presiden RI Prabowo dengan Presiden AS Donald Trump akhir Januari ini.
Ia mengungkapkan, sebelum draft disusun, pihaknya melakukan negosiasi dan perundingan terkait kebijakan ”tarif Trump” hingga kini telah memasuki tahap akhir.
Draft perjanjian kerja sama kemudian disusun bersama-sama oleh tim negosiasi dari Indonesia dan Amerika pada 12-19 Januari 2026 di Washington DC, Amerika Serikat.
”Sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai tanggal 19 (Januari) ini adalah penyusunan legal drafting. Nah, kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting, kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan,” kata Prasetyo, seperti dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2026).
Prasetyo mengungkapkan, berikutnya, kedua tim negosiasi masing-masing negara akan membahas poin-poin perjanjian yang lebih detail dalam penyusunan draf tersebut.
Ia berharap dokumen hasil kesepakatan tarif resiprokal (Agreement on Reciprocal Tariff/ART) itu dapat ditandatangani kedua kepala negara pada akhir Januari.
”Harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tanda tangani. Tentunya dalam proses kita terus-menerus berusaha melakukan negosiasi-negosiasi untuk kepentingan kita,” kata Pras.
Sebelumnya...
- 1
- 2



