Banjir di Kabupaten Halmahera Barat: Dua Orang Meninggal
Zulkifli Fahmi
Kamis, 8 Januari 2026 11:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Halmahera – Bencana banjir di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Rabu (7/1/2026) menyebabkan dua orang meninggal.
Banjir tersebut terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Ibu dan Tabaru sejak Selasa (6/1/2026). Tingginya curah hujan membuat debit Sungai Ibu meningkat hingga meluap.
Sejumlah permukiman warga di Desa Gamlomo, Tongute Ternate, Tonguta ternate Asal, serta sejumlah desa di Kecamatan Tabaru dan Sahu Timur pun terendam.
Banjir dan longsor uga terjadi di Kecamatan Loloda. Di lokasi ini lah, dilaporkan adanya dua warga yang meninggal akibat bencana tersebut.
Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengatakan, bencana banjir dan longsor telah melanda belasan desa di tiga Kecamatan yakni Kao Barat, Galela Utara dan Loloda Utara.
Ia menyebut, bencana terjadi akibat luapan air sungai yang dipicu dari tingginya intesitas hujan. Kondisi itu juga memicu longsor di sejumlah wilayah.
Atas bencana itu, Pemkab Halmahera Utara telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Rabu (7/1/2026). Status tersebut ditetapkan Bupati dalam konferensi pers, Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad, Sekda Halut, unsur Polres, Kodim 1508/Tobelo, serta BPBD Halut.
Melansir dari Antara, Kamis (8/1/2026), Piet menjelaskan, di Kecamatan Kao Barat terdapat beberapa desa yang terdampak banjir, antaranya Desa Soamaetek, Pitago, Tuguis, Parseba, Bailengit, dan Tubuolamo.
Jembatan Rusak...
- 1
- 2



