Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghukum Kanada jika negara tersebut menjalin kesepakatan dagang dengan China.

Hukuman yang diberikan yakni pengenaan tarif impor hingga 100 persen terhadap barang Kanada yang akan masuk ke Amerika Serikat.

”Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, Kanada akan segera dikenai tarif 100 persen atas semua barang dan produk Kanada yang masuk ke Amerika Serikat,” tulisnya di platform Truth Social, seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/1/2026).

Trump bahkan menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney dengan sebutan ”gubernur” dalam keterangannya itu. Ia menyatakan, Carney akan ”sangat keliru” bila menjadikan Kanada sebagai ”transit” produk China yang ditujukan ke pasar Amerika.

Presiden AS memperingatakan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China. Bahkan, Trump menyebut, China akan melahap hingga benar-benar menghancurkan Kanada.

”China akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar memusnahkannya, termasuk menghancurkan dunia usaha, tatanan sosial, dan cara hidup mereka,” katanya.

Terpisah, Trump juga menyatakan upaya China mengambil alih Kanada merupakan hal terakhir yang dibutuhkan dunia. Ia menegaskan, itu tak akan terjadi, bahkan tak akan mendekati terjadi.

Bantahan Kanada... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler