Mens Rea Bikin Geger, Pandji Pragiwaksono Tabayyun ke MUI
Zulkifli Fahmi
Selasa, 3 Februari 2026 20:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Komika Pandji Pragiwaksono menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Kunjungan itu sebagai langkah tabayyun lantaran materi ”Mens Rea” yang bikin geger public, karena turut menyinggung isu keagamaan.
Pandji datang untuk menjelaskan maksud dan konteks dari pertunjukannya tersebut, termasuk sejumlah materi yang dibawakannya dinilai perlu penjelasan mandalam.
”Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun. Untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam,” ujar Pandji seperti dikutip dari Antara.
Dalam pertemuan itu, ia mengapresiasiberbagai masukan dan ilmu yang diberikan. Ia menyadari, selalu ada ruang perbaikan dalam berkarya.
”Saya sadar sebagai orang yang berkarya selalu ada ruang untuk bisa lebih baik dan lebih benar lagi. Itu yang diingatkan, dan saya berterima kasih atas arahannya,” katanya.
Pandji menegaskan tidak pernah berniat menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia berkomitmen lebih cermat dalam menyusun materi komedi ke depan, terutama yang bersinggungan dengan isu keagamaan.
”Kalau kegaduhan itu terjadi karena kurang cermatnya saya dalam menulis jokes, tentu saya ingin menciptakan jokes yang lebih baik lagi, menghindari topik-topik yang bisa menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
MUI Sambut Baik...
- 1
- 2



