Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Jumlah prajurit TNI pasukan perdamaian PBB yang gugur dalam serangan di Lebanon bertambah. Kini ada dua prajurit TNI yang dinyatakan gugur dalam peristiwa itu.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2026).

”Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur. Sementara, dua prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut,” katanya.

Dengan tambahan dua korban itu, kini tercatat total ada tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas misi perdamaian di Lebanon.

Hanya, ia masih belum bisa menjelaskan rincian kronologi dari serangan yang menggugurkan dua prajurit TNI itu. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) guna memastikan keselamatan para prajurit yang bertugas di Lebanon.

”Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban,” jelas Rico.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler