Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaKapal milik Basarnas kebakaran saat dilakukan perawatan tahunan di PT Proskuneo Kadarusman, Kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026) malam.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran tersebut dilaporkan sekira pukul 19.58 WIB.

Usai mendapati laporan itu, pihaknya langsung mengerahkan 14 unit armada Damkar dan 70 personelnya untuk memadamkan kebakaran.

”Hingga pukul 20.44 WIB, masih proses pendinginan api,” ungkap Gatot, seperti dikutip dari Antara.

Gatot menjelaskan, saat ini petugas masih mengumpulkan keterangan terkait penyebab kebakaran tersebut.

”Kami masih mengumpulkan informasi penyebab dan taksiran kerugian,” imbuh Gatot.

Kronologi Kebakaran 

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya milik SAR Mentawai.

KN SAR Ramawijaya terbakar di area perawatan atau docking di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara (Jakut), Rabu malam, pukul 18.40 WIB.

Kapal SAR sepanjang 40 meter itu kebakaran saat sedang dilakukan perawatan tahunan di Galangan Kapal milik PT Proskuneo Kadarusman.

”Saat insiden terjadi, kapal sedang berada di dok untuk menjalani proses perawatan,” ujar Desiana.

Ia memastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, baik dari ABK yang melakukan pengawasan maupun pegawai perusahaan docking kapal.

Penyebab Kebakaran 

Untuk menangani kebakaran itu, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi, dengan didukung oleh personel rescue Kantor SAR Jakarta dari Pos SAR Kepulauan Seribu.

Menurut dia, berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan, dan saat ini telah memasuki tahap pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.

”Penyebab kebakaran saat ini belum diketahui dan akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk investigasi lebih lanjut,” ungkap Desiana.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News